Apakah RAM Laptop Bisa Ditambah? Intip Langkah Mudahnya!

Apakah RAM laptop bisa ditambah? Sebelum membahas lebih detail, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu RAM. RAM merupakan salah satu hardware yang biasanya terdapat dalam perangkat gadget. Salah satunya, terdapat dalam laptop.

Biasanya, RAM berfungsi sebagai tempat penyimpanan data sementara dan hanya dapat bekerja saat perangkat dalam kondisi hidup atau sedang beroperasi. Lantas, bagaimana jadinya apabila kapasitas penyimpanan RAM menipis atau sudah habis terpakai? Apakah RAM bisa ditambah kembali? Berikut ini penjelasan detailnya seputar penambahan kapasitas RAM pada laptop.

Apakah RAM Laptop Bisa Ditambah? Begini Caranya!

Apakah RAM Laptop Bisa Ditambah Intip Langkah Mudahnya!

Ternyata, melakukan penambahan RAM pada laptop sangat mungkin untuk dilakukan. Caranya pun sangat beragam, mulai dari penambahan secara fisik hingga dengan bantuan aplikasi tertentu.

Pada umumnya, kapasitas RAM pada laptop sangat mempengaruhi kinerja dari laptop itu sendiri. Tak jarang, demi menambah kinerja laptop tersebut dilakukan pembersihan RAM. Cara itu bisa saja dilakukan, namun pastinya terkesan lebih merepotkan apalagi mengingat banyaknya data atau file yang tersimpan dalam perangkat laptop tersebut.

Cara lainnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan penambahan RAM pada laptop. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menambah kapasitas RAM pada laptop :

  1. Slot RAM tidak disorder permanen dan tersisa slot kosong

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan memastikan terlebih dahulu apakah RAM pada laptop tersebut disolder permanen atau tidak karena beberapa laptop pabrikan menyorder RAM secara permanen.

Apabila, slot RAM pada laptop Anda disorder maka dapat dipastikan Anda tidak akan bisa melakukan penambahan RAM. Jika, RAM laptop memiliki dua slot tersisa dan hanya satu slot yang disolder maka Anda dapat segera melakukan penambahan RAM.

  • Memastikan kapasitas RAM

Hal ini penting untuk diperhatikan. Cara ini sangat berguna bagi Anda untuk mengetahui seberapa besar kapasitas RAM bawaan pada laptop Anda. Umumnya, RAM bawaan pabrik memiliki kapasitas minimal sebesar 4 GB hingga mencapai 8 GB.

Maka dari itu, apabila Anda memutuskan untuk melakukan penambahan RAM maka pastikan RAM yang ditambah tersebut memiliki kapasitas penyimpanan yang sama dengan ukuran RAM bawaan laptop Anda. Jangan pernah mengisi RAM dengan ukuran yang berbeda karena hal tersebut dapat berdampak serius terhadap performa laptop Anda.

  • Jenis RAM yang digunakan

Anda juga perlu mengetahui jenis RAM apa yang terdapat dalam laptop Anda, hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan pemilihan RAM. Variasi RAM pun sangat bergantung terhadap brand laptop tersebut hingga tahun pembuatan dari laptop tersebut.

  • Mengetahui transfer rate

Transfer rate juga sama pentingnya dengan mengetahui slot, kapasitas hingga jenis RAM pada laptop Anda. Hal tersebut, nyatanya dapat berpengaruh terhadap performa dari perangkat yang dimiliki. Apabila, transfer rate-nya semakin tinggi maka RAM pun akan semakin cepat dalam bekerja.

Biasanya, transfer rate rata-rata pada laptop di pasaran dapat diketahui dengan melihat kode PC yang terletak di bagian depan. Contohnya, seperti PC 12800, PC 10600 dan PC 5600.

  • Pemilihan merk

Pemilihan merk, sebenarnya tidak harus terpaku untuk memakai merk yang sama saat melakukan penambahan RAM. Namun, perlu diperhatikan saat Anda memutuskan memakai merk yang serupa, maka selalu pastikan bahwa kapasitas, jenis serta transfer rate-nya sama.

  • Update dengan virtual memory

Selain, melakukan penambahan RAM secara fisik, tentunya Anda dapat melakukan penambahan atau upgrade kapasitas RAM menggunakan bantuan aplikasi bawaan Windows. Aplikasi tersebut bernama Virtual Memory.

Hal yang perlu diingat, apabila Anda melakukan penambahan RAM dengan virtual memory maka tentunya aplikasi tersebut dapat memangkas kapasitas hardisk. Namun, apabila memori hardisk pada laptop Anda berada di level merah, maka upgrade RAM laptop fisik dapat dijadikan solusi.

  • Klik kanan start menu > Klik Windows Explorer.
  • Klik kanan pada My Computer > Klik properties.
  • Pilih Advance System Settings > Pilih Advanced > Pilih Settings di Perfomances > Klik Tab Advance dan klik Change.
  • Lalu, hilangkan ceklis pada Automatically manage paging file size for all drivers.
  • Pilihlah partisi yang akan digunakan untuk virtual memory. Contohnya, 4 GB sebagai initial size dan 8 GB sebagai maximum size.
  • Klik OK.
  • Restart laptop dan penambahan RAM pun telah berhasil dilakukan.
  • Fitur ReadyBoost

Selain menambah kapasitas RAM secara fisik dan denga bantuan aplikasi tertentu, Anda juga dapat meningkatkan kinerja RAM dengan bantuan fitur ReadyBoost. Namun, berbeda halnya dengan virtual memory yang mengambil kapasitas hardisk.

ReadyBoost ini akan meminjam atau mengikis kapasitas dari flashdisk, SD Card dan memori eksternal lainnya yang Anda miliki. Berikut ini cara melakukan upgrade RAM menggunakan fitur ReadyBoost :

  • Pertama, colokkan USB flashdisk Anda ke laptop hingga muncul AutoPlay.
  • Pilihlah opsi Speed up my system.
  • Cara lain untuk memunculkan AutoPlay, tekan Windows + E hingga jendela Windows Explorer muncul. Selanjutnya, klik kanan flashdisk > Klik Properties.
  • Klik tab ReadyBoost > Klik Dedicate this device to ReadyBoost.
  • Apabila, Anda hanya ingin sebagian kapasitas saja yang terpakai maka klik pilihan Use this device > masukkan jumlah kapasitas yang ingin dipakai > Klik OK.

Jenis-Jenis RAM Laptop yang Perlu Anda Ketahui

Setelah kita mengetahui apakah RAM Laptop bisa ditambah, terdapat beberapa jenis RAM laptop yang umum digunakan. Pastikan untuk memilih jenis RAM laptop yang sama dengan RAM laptop pabrikan Anda. Hal ini berguna agar kinerja laptop tidak terganggu nantinya.

  1. DRAM

DRAM atau Dynamic RAM adalah salah satu jenis RAM yang di-refresh oleh CPU secara berkala agar data-data yang terdapat di dalam perangkat tidak akan hilang. Keunggulan dari penggunaan RAM jenis ini, terletak pada kesederhanaan strukturnya karena hanya membutuhkan satu transistor dan kapasitor saja.

  • SD RAM

Jenis yang satu ini merupakan jenis RAM lanjutan dari DRAM. Kecepatan dari SD RAM dapat mencapai 100 MHz hingga 133 MHz. Anda dapat melihat ciri-ciri dari jenis RAM ini, yaitu terdapat dua celah yang terdapat di bagian kakinya serta diletakkan di slot DIMM/SD RAM yang berada di motherhood. Pasalnya, jenis RAM ini dapat menampung memori hingga 1 GB.

  • DDR RAM

DDR RAM atau Double Rate Random Access Memory adalah salah satu jenis RAM lanjutan dari SD RAM. RAM ini memiliki kelebihan, yaitu dapat menjalankan dua instruksi atau perintah sekaligus dalam waktu yang sama. Terlebih, kapasitasnya yang dapat mencapai 184 pin namun dengan intensitas penggunaan daya listrik yang lebih rendah.

Selain itu, RAM jenis ini juga memiliki beberapa generasi terbarunya, seperti DDR2, DDR3 dan DDR4. RAM ini juga merupakan salah satu jenis RAM yang paling banyak digunakan pada perangkat laptop karena dapat menghemat daya dengan lebih maksimal sekaligus kecepatannya yang tinggi. Kapasitas penyimpanannya pun terbilang besar, yaitu dapat mencapai hingga 16 GB satu chipnya.

  • RD RAM

RD RAM memiliki proses kerja yang lebih cepat dan biasanya memiliki harga yang lebih mahal ketimbang SD RAM. Kabarnya, RAM ini menggunakan Pentium 4 dan memiliki slot memori mencapai 184 pin. Selain itu, RAM ini juga dapat dikatakan sebagai salah satu teknologi chip besutan Rambus, Inc yang memiliki lisensi khusus.

  • S RAM

S RAM mampu menyimpan semua data tanpa harus melakukan refresh dari CPU. RAM ini juga memiliki proses kerja yang lebih cepat apabila dibandingkan dengan DRAM dan SD RAM.

Kelebihan S RAM terletak pada desainnya yang dilengkapi dengan enam transistor sehingga dapat berguna untuk menyimpan setiap informasi yang ada. Tak mengherankan apabila harganya terbilang lebih mahal. Itulah penjelasan seputar apakah RAM laptop bisa ditambah atau tidak.

Saya suka menulis. Kebetulan juga saya adalah sales laptop. Semoga info yang saya bagikan bermanfaat untuk semuanya..

Tinggalkan komentar